KEMENTERIAN HAK ASASI MANUSIA
REPUBLIK INDONESIA
SIARAN PERS
NOMOR: SEK.4-HH.01.07-40/XII/2025
DARI GAMERS JADI LEADER HAM: KEMENTERIAN HAM KUKUHKAN KOPPETA SE-INDONESIA DAN LUNCURKAN GAME EDUKASI
Jakarta, 16 Desember 2025
Direktorat Jenderal Instrumen dan Penguatan Hak Asasi Manusia (Ditjen IDP HAM), Kementerian Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, berkolaborasi dengan Komunitas Pemuda Pelajar Pecinta Hak Asasi Manusia (KOPPETA HAM), menyelenggarakan kegiatan Pengukuhan KOPPETA HAM dan Launching Game Edukasi di Hotel Mövenpick, Jakarta, Selasa (16/12).
Kegiatan ini mengusung tema “Gerak Bersama Pelajar dan Pemuda Membangun Indonesia yang Adil dan Berperikemanusiaan Menuju Generasi Emas 2045”, sebagai bentuk komitmen memperkuat peran strategis pemuda dan pelajar dalam pemajuan HAM sejak dini.
Staf Ahli Bidang Penguatan Reformasi Birokrasi dan Legislasi Kementerian Hak Asasi Manusia, Prof. Dr. Rumadi Ahmad, M.Ag., menegaskan pentingnya keterlibatan aktif generasi muda dalam menjaga dan menanamkan nilai-nilai HAM di lingkungan mereka.
“Kami berharap KOPPETA HAM menjadi ruang bagi pemuda dan pelajar untuk menumbuhkan nilai-nilai kemanusiaan. Dengan pemahaman HAM yang mendalam, pelajar dapat menjadi agen perubahan yang memastikan tidak ada lagi kasus perundungan (bullying) di lingkungan mereka,” ujar Rumadi.
Senada dengan hal tersebut, Direktur Penguatan Kapasitas Hak Asasi Manusia Masyarakat, Komunitas, dan Pelaku Usaha, Giyanto, menyampaikan bahwa pemuda memiliki posisi strategis sebagai penggerak nilai-nilai HAM di tengah masyarakat.
“Kami berharap mereka mampu menjadi pendorong nilai-nilai HAM di kalangan teman sebaya. Dengan pemahaman HAM yang kuat, praktik perundungan tidak akan terjadi lagi,” jelas Giyanto.
Sementara itu, Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak DKI Jakarta, Cornelia Agatha, S.H., M.H., mengapresiasi inovasi edukasi HAM yang dilakukan melalui penguatan komunitas pemuda dan pemanfaatan media digital.
“Seseorang menjadi pelaku perundungan sering kali karena tidak sejahtera secara psikologis. Di era digital, kita membutuhkan lebih dari sekadar kecerdasan akademik. Mindfulness dan empati harus menjadi benteng utama dalam membangun karakter,” ungkap Cornelia.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Direktur Jenderal Instrumen dan Penguatan HAM, Dr. Harniati, Direktur Penyusunan dan Evaluasi Instrumen HAM, Sofia Alatas, serta Kepala Kantor Wilayah HAM DKI Jakarta, Mikael Azedo Harwito.
Pada kesempatan tersebut, Kementerian HAM bersama KOPPETA secara resmi mengukuhkan pengurus KOPPETA HAM di empat provinsi, yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, Sumatera Selatan, dan Kalimantan Barat. Pengukuhan ini menjadi langkah awal dalam memperluas peran pemuda sebagai motor penggerak pemajuan HAM di Indonesia.
Ke depan, KOPPETA HAM ditargetkan terbentuk di seluruh provinsi di bawah naungan Kantor Wilayah Kementerian Hak Asasi Manusia sebagai bagian dari strategi pembangunan karakter generasi muda menuju Indonesia Emas 2045.
Kepala Biro Umum, Protokol dan Hubungan Masyarakat
Kementerian Hak Asasi Manusia
Pungka M. Sinaga
Website: kemenham.go.id
Instagram: @kementerian_ham
TikTok: @kementerianham
Facebook: Kementerian Hak Asasi Manusia
Email: [email protected]
Call Center: 150145