KEMENTERIAN HAK ASASI MANUSIA
REPUBLIK INDONESIA
SIARAN PERS
NOMOR: SEK.4-HH.01.07-26/XI/2025
KEMENTERIAN HAK ASASI MANUSIA MINTA SPIRAL KEKERASAN
DI PAPUA DIHENTIKAN AGAR TIDAK TERUS TERJADI PENGUNGSIAN
Lanny Jaya, 14 November 2025
Kementerian Hak Asasi Manusia (KemenHAM) menyampaikan keprihatinan mendalam atas situasi kemanusiaan yang terjadi di Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan, pasca operasi militer yang berlangsung di wilayah tersebut. Informasi dari berbagai sumber menunjukkan terjadinya pengungsian massal dengan kondisi yang memprihatinkan, di mana ribuan warga terpaksa meninggalkan rumah mereka dan dua warga dilaporkan hilang.
Direktur Jenderal Pelayanan dan Kepatuhan HAM (Dirjen PDK HAM), Munafrizal Manan, menegaskan bahwa spiral kekerasan di Papua harus dihentikan. Menurutnya, kekerasan bersenjata yang terus berulang dari berbagai pihak hanya memperburuk situasi dan menciptakan lingkaran kekerasan yang tidak berkesudahan.
“Kekerasan bersenjata yang terjadi sering menimbulkan gelombang pengungsi dari kalangan warga sipil tak bersenjata. Mereka selalu menjadi korban dari konflik bersenjata tersebut,” ujar Munafrizal Manan.
Kondisi kamp pengungsian dilaporkan sangat memprihatinkan karena minimnya akses terhadap kebutuhan dasar seperti makanan, air bersih, layanan kesehatan, dan tempat tinggal yang layak. KemenHAM menegaskan bahwa pemenuhan kebutuhan dasar tersebut merupakan bagian dari hak asasi manusia yang paling mendasar.
Untuk itu, KemenHAM meminta Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan, Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya, serta Kementerian Sosial RI untuk segera melakukan langkah cepat dan responsif guna memastikan kebutuhan para pengungsi terpenuhi.
Dirjen PDK HAM juga menekankan pentingnya upaya bersama untuk mengembalikan situasi menjadi kondusif sehingga para pengungsi dapat kembali ke tempat tinggal mereka dengan aman dan damai.
“Kementerian HAM RI akan terus memantau perkembangan situasi di sana. Kami juga akan mendorong koordinasi antar kementerian/lembaga/daerah terkait untuk penanganan dampak kemanusiaan di Lanny Jaya. Kami harap peristiwa seperti ini tidak terus terulang kembali. Untuk itu, pendekatan kekerasan bersenjata harus diganti dengan pendekatan dialog dan kemanusiaan sebagai jalan resolusi konflik,” tegas Munafrizal Manan.
Kepala Biro Umum, Protokol dan Hubungan Masyarakat
Kementerian Hak Asasi Manusia
Pungka M. Sinaga
Website: kemenham.go.id
Instagram: @kementerian_ham
TikTok: @kementerianham
Facebook: Kementerian Hak Asasi Manusia
Email: [email protected]
Call Center: 150145