Di Hari Pers Nasional, Wakil Menteri HAM Mugiyanto Terima Penghargaan Golden Leader dari JMSI

18 Februari 2026 07:15 WIB
Humas Kementerian HAM
76 Dilihat

Jakarta (09/02/2026) – Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) yang jatuh pada 9 Februari 2026 menjadi momen berharga bagi Kementerian Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (KemenHAM RI). Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (Wamen HAM) Mugiyanto menerima penghargaan Golden Leader dari Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) dalam rangkaian peringatan Hari Lahir JMSI ke-6 yang dirangkaikan dengan HPN, yang berlangsung di Serang, Banten, Minggu (08/02).

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi Mugiyanto dalam mendukung peran pers serta memperjuangkan penghormatan dan perlindungan hak asasi manusia bagi insan pers di Indonesia.

“Saya mengapresiasi peran dan kontribusi insan pers dalam menjaga demokrasi, menegakkan nilai-nilai hak asasi manusia, serta mencerdaskan kehidupan bangsa. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menegaskan peran pers dalam menjaga demokrasi dan menjunjung tinggi nilai-nilai HAM,” ujar Mugiyanto.

Dalam kesempatan tersebut, Mugiyanto menegaskan bahwa penghargaan ini bukan hanya ditujukan untuk dirinya secara pribadi, melainkan merupakan pengakuan atas upaya bersama dalam memperkuat peran pers sebagai penyampai informasi dan pilar penting menuju Indonesia Emas.

“Lebih dari itu, pers merupakan aktor demokrasi yang membentuk persepsi publik, memengaruhi kebijakan, dan menjaga akuntabilitas negara,” tegasnya.

Mugiyanto berharap momentum peringatan HPN ini dapat semakin memperkuat komitmen pers siber untuk menghadirkan jurnalisme yang berkualitas, beretika, serta berpihak pada kepentingan publik dan perlindungan hak asasi manusia di Indonesia.

Sementara itu, Ketua Umum JMSI Teguh Santoso menyampaikan bahwa penghargaan Golden Leader diberikan kepada Wamen HAM Mugiyanto atas komitmennya yang konsisten dalam mendukung kebebasan pers serta perlindungan HAM bagi seluruh pekerja pers, termasuk wartawan, pemilik, dan pengelola media.

“Isu keamanan dan perlindungan insan pers menjadi fokus utama. Bukan hanya wartawan, tetapi pemilik dan pengelola media juga menghadapi tekanan yang tidak kecil dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya,” ungkap Teguh.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Staf Khusus Menteri HAM Bidang Pemenuhan HAM Yos Sampurna Nggarang, Kepala Kantor Wilayah Kementerian HAM Banten, Kepala Kantor Wilayah Kementerian HAM Kalimantan Timur, Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak, perwakilan kepala daerah, tokoh masyarakat, serta para narasumber nasional dari berbagai bidang yang membahas isu pers dan hak asasi manusia.

Whatsapp KemenHAM RI