KemenHAM RI dan Australian Human Rights Commission (AHRC) Jajaki Kerjasama dan Dialog HAM Pemerintah RI-Australia

03 Desember 2025 10:00 WIB
Humas Kementerian HAM
147 Dilihat

Sydney (03/12/2025) – Bertempat di Sydney, Australia, Wakil Menteri Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Mugiyanto didampingi Staf Khusus Menteri HAM Bidang Hubungan Antar Lembaga dan Hubungan Internasional Stanislaus Wena beserta tim dan Konjen RI Sydney dan DCM KBRI Canberra, melakukan pertemuan dengan Australian Human Rights Commission (AHRC), Selasa (02/12).

Pada pertemuan tersebut, Mugiyanto memperkenalkan Kementerian Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (KemenHAM RI) yang dibentuk Presiden dan terbuka untuk bekerjasama dan menerima saran dan masukan dari semua pihak dalam upaya pelaksanaan penghormatan, pelindungan, pemajuan, penegakan dan pemenuhan hak asasi manusia (P5HAM).

Pada kesempatan ini, ia menekankan pentingnya penyelesaian isu-isu peristiwa pelanggaran HAM masa lalu di Indonesia khususnya pada upaya pemulihan yang memadai bagi korban dan pencegahan keberulangan, juga sebagai bentuk komitmen nyata KemenHAM RI dalam mempromosikan perlindungan HAM serta membina hubungan baik dengan negara-negara sahabat.

“Pemerintah RI saat ini tengah menginisiasi diselenggarakannya Asia-Pacific Ministerial Forum on Human Rights. Kami mewakili KemenHAM RI juga mengajak pemerintah Australia melalui AHRC untuk menginisiasi Indonesia - Australia Human Rights Dialogue,” ujarnya.

Sementara itu Presiden AHRC Hugh de Kretser beserta Chief Executive AHRC Leanne Smith menyambut antusias rencana ini. Mereka sampaikan bahwa Australia memandang penting Indonesia dan merasa perlu untuk melaksanakan sebuah high-level dialogue untuk berbagai isu-isu HAM secara bilateral maupun regional.

“Saat ini, kami sedang mendorong agar pihak Pemerintah Australis menyusun Undang-Undang (UU) tentang Human Rights Act (HAM) seperti Indonesia yang memiliki UU Nomor 39 Tahun 1999 tentang HAM,” ucapnya di hadapan Mugiyanto.

Whatsapp KemenHAM RI