KemenHAM RI Gelar Tasyakuran Hari Bhakti ke-1: Teguhkan Komitmen Bangun Fondasi Hak Asasi Manusia

22 Oktober 2025 18:50 WIB
Humas Kementerian HAM
28 Dilihat

Jakarta (21/10/2025) – Kementerian Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (KemenHAM RI) untuk pertama kalinya menggelar kegiatan Tasyakuran Hari Bhakti KemenHAM RI ke-1 sebagai puncak rangkaian peringatan di Aula KemenHAM RI, Jakarta, pada Selasa (21/10).

Kegiatan ini dihadiri oleh Menteri HAM Natalius Pigai, Wakil Menteri HAM Mugiyanto, serta jajaran pejabat Pimpinan Tinggi Madya, Pimpintan Tinggi Pratama, Para Staf Ahli KemenHAM RI, Para Staf Khusus Menteri HAM, dan para tamu undangan. Sementara para Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) beserta jajarannya turut mengikuti acara secara daring melalui Zoom Meeting.

Dalam sambutannya, Menteri HAM Natalius Pigai menekankan pentingnya membangun budaya kejujuran dan anti-korupsi di lingkungan KemenHAM RI. Ia menegaskan komitmennya untuk memperkuat kepercayaan dan loyalitas jajaran kementerian melalui kerja nyata yang berfokus pada perlindungan hak asasi manusia dan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Pigai juga menyampaikan bahwa KemenHAM RI berkomitmen terhadap transparansi dan kepatuhan regulatif, di antaranya berkoordinasi dengan Ombudsman RI guna mewujudkan lembaga yang berintegritas. “Kami aktif menyusun regulasi baru untuk memperkuat instrumen HAM, termasuk peraturan tentang kepatuhan hak asasi manusia bagi masyarakat, komunitas, dan pelaku usaha,” ujarnya.

Selain itu, Pigai menuturkan bahwa KemenHAM RI turut berkontribusi dalam mendukung program-program prioritas Presiden Prabowo Subianto, yang dibuktikan dengan peningkatan peringkat publikasi pemberitaan program prioritas di posisi ke-5 pada Agustus 2025 dan mengalami peningkatan posisi ke-3 pada September 2025 di antara seluruh kementerian/lembaga.

Sementara itu, Wakil Menteri HAM Mugiyanto menegaskan bahwa peringatan Hari Bhakti KemenHAM tahun ini mengusung tema “Membangun Fondasi Hak Asasi Manusia”, yang bermakna menjadikan HAM sebagai dasar dari seluruh kebijakan pembangunan nasional. Ia menekankan pentingnya pendekatan berbasis keadilan dan kemanusiaan dalam perlindungan HAM. “Kemajuan sejati tidak hanya diukur dari kekuatan ekonomi, tetapi juga dari martabat dan hak-hak warga negara yang terlindungi,” ujarnya.

Acara Tasyakuran ini juga dirangkaikan dengan peluncuran Rencana Strategis (Renstra) KemenHAM RI Tahun 2025–2029, Buku Laporan Kinerja Satu Tahun KemenHAM RI, serta Kick Off Peringatan Hari HAM Sedunia ke-77. Kegiatan diakhiri dengan penyerahan tali kasih kepada para purnabhakti dan ramah-tamah.

Whatsapp KemenHAM RI