Kanwil KemenHAM Sumut Mediasi Dugaan Malpraktik RSU Muhammadiyah Medan, Flora Nainggolan: Penyelesaian Mulai Temui Titik Terang

29 April 2026 16:00 WIB
Humas Kementerian HAM
18 Dilihat

KEMENTERIAN HAK ASASI MANUSIA

REPUBLIK INDONESIA

SIARAN PERS

NOMOR: SEK.4-HM.01.07-830/IV/2026

KANWIL KEMENHAM SUMUT MEDIASI DUGAAN MALPRAKTIK RSU MUHAMMADIYAH MEDAN, FLORA NAINGGOLAN: PENYELESAIAN MULAI TEMUI TITIK TERANG

Medan, 29 April 2026

Kantor Wilayah Kementerian Hak Asasi Manusia Sumatera Utara (Kanwil KemenHAM Sumut) telah mengambil langkah mediasi dalam menangani dugaan malapraktik yang melibatkan Rumah Sakit Umum (RSU) Muhammadiyah Medan dan pasien bernama Mimi Maisyarah saat operasi pengangkatan miom dan adanya pengangkatan rahim tanpa sepengatahuan pasien dan keluarga. Kepala Kanwil KemenHAM Sumut, Flora Nainggolan, menegaskan bahwa penanganan kasus ini harus dilakukan secara hati-hati melalui pendalaman fakta dan dialog antara seluruh pihak terkait.

Dalam keterangannya di Medan pada Selasa (28/04), Flora sampaikan langkah awal yang dilakukan adalah mempertemukan para pihak atau stakeholder untuk menyamakan informasi dan mencari solusi terbaik. Menurutnya, tidak bijak mengambil kesimpulan tanpa penelaahan menyeluruh terhadap dugaan malapraktik tersebut. Oleh karena itu, forum mediasi menjadi sarana penting untuk memperoleh kejelasan sekaligus memastikan penyelesaian yang berorientasi pada kepentingan korban.

Dalam proses mediasi yang difasilitasi Kanwil KemenHAM Sumut, Flora menyebut telah ditemukan titik terang terkait penyelesaian kasus. Namun, ia menekankan bahwa kesepakatan yang dicapai tidak dapat diselesaikan secara instan, melainkan akan berjalan secara bertahap sesuai kewenangan masing-masing pihak. "Jadi setelah itu kita diskusikan, kita dapatkan titik terang dan fokus kita adalah, solusi yang nanti kondisi utamanya tentu bagaimana, Mimi Maisyarah tentu bisa merasakan kemanfaatannya," ucapnya.

Salah satu hasil penting dari mediasi tersebut adalah komitmen pemulihan bagi korban. Mimi Maisyarah akan mendapatkan pemulihan berbasis HAM, termasuk perawatan lanjutan di rumah sakit rujukan yang dapat dipilih oleh pasien. Selain itu, Dinas Kesehatan Sumatera Utara juga akan memberikan edukasi kepada korban guna mendukung proses pemulihan secara menyeluruh, supaya pasien semangat dan orientasinya fokus pada kesehatannya.

Flora menegaskan bahwa kehadiran KemenHAM dalam kasus ini merupakan bentuk tanggung jawab negara untuk memastikan setiap persoalan masyarakat mendapatkan solusi yang adil dan berkeadilan HAM. "KemenHAM memastikan hadir di setiap permasalahan yang terjadi di masyarakat, untuk memastikan seluruh layanan pemerintah itu dapat dirasakan kemanfaatannya dengan sangat baik," ucapnya.

Unduh Siaran Pers


Kepala Biro Umum, Protokol, dan Humas

Kementerian Hak Asasi Manusia

Pungka M Sinaga

Website: www.kemenham.go.id

Instagram: @kementerian_ham

Tiktok: kementerianham

Facebook: Kementerian Hak Asasi Manusia

Email: [email protected]

Call Center: 150145

Whatsapp KemenHAM RI