Menteri HAM Natalius Pigai: Saiful Mujani "Blind In The Darkness"

06 April 2026 16:30 WIB
Humas Kementerian HAM
20 Dilihat

KEMENTERIAN HAK ASASI MANUSIA

REPUBLIK INDONESIA

 

SIARAN PERS

NOMOR: SEK.4-HM.01.07-578/IV/2026

 

MENTERI HAM NATALIUS PIGAI: SAIFUL MUJANI “BLIND IN THE DARKNESS”

Jakarta, 06 April 2026

Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai menyoroti pernyataan Pengamat Politik Saiful Mujani terkait “Menjatuhkan Prabowo.” Menurut Pigai, pernyataan Mujani ibarat “berjalan tanpa senter di malam hari, Blind in the darkness. Katanya, Saiful Mujani saat ini berusia 63 tahun masuk kategori aktivis 80-an era anak manis aktivis mahasiswa yang berbeda dengan aktivis 50-an, 60-an , 70-an (Malari & NKK/BKK), dan kelompok reformasi 90-an.

“Beliau ini hanya ngoceh saja minta diperhatikan, tapi dia tidak punya pengalaman dalam gerakan perubahan, ibarat “berjalan tanpa senter dimalam hari”. Blind in the darkness,” kata Pigai dalam keterangannya di Jakarta, Senin (06/04).

Lanjut Pigai, siapa saja boleh mengkritik untuk memperbaiki program-program kerja pemerintah, tetapi jangan punya niat jahat termasuk misalnya untuk mengganti pemerintahan sebelum 2029.

“Saya sampaikan sebuah pengalaman reformasi tahun 1999, saya aktivis SMID, PRD, LMND, PMKRI, Senat Mahasiswa juga Ketua Mahasiswa Papua Internasional (gerakan 98 juga tidak lepas dari masalah Timor Leste, Aceh dan Papua). Dan Saya Ketua Mahasiswa Papua dan Saya Pelaku reformasi 1999. Untuk sampai ke reformasi 1999, kami sudah bekerja 5 tahun sebelumnya. Dari tahun 1994, muncul lagi 1996, puncaknya di 1997, gerakan masif 1998, di mana saya sendiri yang membakar Gejayan 98 (karena Moses Gatotkaca meninggal) yang sekarang terkenal dengan jargon "Gejayan Memanggil", hingga reformasi baru bisa kami tuntaskan di tahun 1999. Tidak ada itu perubahan rezim seperti kilat dan guntur,” tegas Pigai.

Lagipula, kata Pigai, TNI dan Polri saat ini sangat kompak melaksanakan tugas negara, dan dunia internasional juga melihat Indonesia sedang memberi kontribusi aktif dalam menciptakan perdamaian dunia. Dunia melihat Presiden Prabowo sebagai figur penting dan prominen dari negara netral dan beliau dibutuhkan para pemimpin dunia.

“Saya saksikan dengan mata kepala sendiri Sekjen PBB Gutierrez meminta Presiden Prabowo ikut andil menciptakan perdamaian dunia termasuk menjaga perdamaian kawasan. Dari sini saya simpulkan, bahwa circumtance-nya tidak memungkinkan untuk sebuah perubahan rezim, ya tidak akan mencapai target jangka pendek seperti yang Saiful Mujani sampaikan. Tunggu saja bertarung di tahun 2029,” kata Pigai.

Dijelaskan Pigai, data menunjukkan bahwa Indeks Ratio Gini saat ini tercatat 0,363 terbaik dalam 15 tahun terakhir. Artinya kata dia ada keadilan distributif (distribution of Justice) yang merata seantero negeri karena komitmen Prabowo adalah “Takhta Untuk Rakyat dan Harta Untuk Rakyat”.

“Hampir 50% APBN didistribusikan kepada rakyat dalam berbagai bentuk program. Mayoritas rakyat mencintai Prabowo,” katanya.

Menurut Pigai, Saiful Mujani adalah seorang aristokrat dan pengikut aliran pembangunan efek tetesan ke bawah yang sudah usang dan gagal yang hanya bisa membuat rakyat menderita di era 90-an ke bawah.

“Beliau mungkin aristokrat beraliran “APBN untuk pembangunan gedung pencakar langit dihiasi lapisan emas, jembatan-jembatan tanpa sungai menghiasi kota-kota Metropolis. Janganlah menjadi ilmuwan yang menginginkan “Pembangunan Tanpa Perasaan,” ungkap Pigai sambil mengingatkan Muzani untuk membaca dan merenungkan dengan mata hati sebuah buku yang berjudul “PEMBANGUNAN TANPA PERASAAN: Evaluasi Pemenuhan Hak Ekonomi Sosial Budaya Orde Baru.”

“Baca buku ini dan renungkan dengan mata hati dan ucapkan dalam hati bahwa program-program pemerintah berjalan di jalan yang benar,” pungkas Pigai.

Unduh Siaran Pers


Kepala Biro Umum, Protokol, dan Humas

Kementerian Hak Asasi Manusia

Pungka M Sinaga

 

Website: www.kemenham.go.id

Instagram: @kementerian_ham

Tiktok: kementerianham

Facebook: Kementerian Hak Asasi Manusia

Email: [email protected]

Call Center: 150145

 

Whatsapp KemenHAM RI